Bernyanyi bersama Chika dan Moulvi

Sunday, June 20, 2004

Twin

Waktu masih SMA dulu, aku selalu bilang, ih kayaknya enak deh punya anak kembar, laki dan perempuan, lucu dan capeknya sekalian. Tapi setelah kuliah, I changed my mind. Twin? no, argonya dobel boo....
Anak pertamaku lahir 28 April 2000 laki-laki, ganteng, sehat dan senang nyanyi dari bayi. Kita namai Maulvi Azmiwinata panggilannya Abang. Baru menikmati rasanya jadi parent, aku udah hamil lagi. Ceritanya waktu itu Maulvi mendadak kurus. Aku bawa ke dokter, tidak ada perubahan, akhirnya aku harus cek up juga ke dokter kandungan, dan dia bilang, "Nyonya, ada janin usia 18 minggu di rahim anda". Ahhhh aku dan suami kaget bareng. Padahal Maulvi baru berusia 10 bulan 2 minggu. My God!!!
Ada perasaan berdosa pada Maulvi, terutama aku masih pengen menyusuinya. Tapi apa mau dikata.
17 July 2001 lahir bayi perempuanku, kita kasih nama Rezika Afrinawinata, panggilan Chika atau Ade Ita. Dalam hati aku bilang, wah aku punya anak kembar, laki-laki dan perempuan persis seperti mimpiku. Benar aja, sekarang mereka mirip anak kembar, dengan usia yang tidak terpaut jauh, tinggi badan dan berat badan mereka hampir sama. Malah kayaknya lebih berat Chika. Dan benar argonya dobel!!!
Abang hobynya nyanyi, dengar musik dan main lego. Kadang takjub saya dengan hasil karyanya yang udah mulai mirip dengan apa yang dia bayangkan. Kemarin dia bikin kolam lengkap dengan air mancur dan patungnya. Abang juga cerewet, sibuk nanya dan enggak berhenti nanya. Kata-katanya suka bikin kita bengong dan ketawa. Kalau dia gelisah atau lagi hiperaktif kita putarin lagu atau kita ajak nyanyi, otomaticly dia calm down. Mungkin karena selama hamil saya selalu putarin lagu.
Chika, bidadari kecilku, agak pemalu, tapi lebih pengen tahu dan berani terhadap hal-hal yang baru dibanding Abang yang terkadang harus diyakinkan dulu terhadap hal yang baru. Chika centil, doyan dandan dan enggak gampang menyerah. Udah mulai cerewet dan banyak tanya.
Waktu baru pindah ke Montreal, aku benar-benar sibuk, ngurus mereka, masak, beresin rumah yang enggak pernah rapi, karena sedetik kemudian pasti berantakan lagi. Sekarang setelah mereka di Daycare, suka kangen juga ama ketawa dan celoteh mereka.
Terima kasih ya Allah, aku diberi kesempatan untuk mengasuh, mendidik, dan membesarkan anugrah-Mu.

3 Comments:

  • At 9:23 PM, Anonymous Anonymous said…

    Abang dan Chika dua duanya sama-sama lucu. berbeda. Abang mirip ratna. Chika mirip abas. *ayo dek ita pake kaca mata nya dan pake lipstik mama* hehehe *ayo abang nyanyi Vina Pandwinata hehe

     
  • At 9:35 PM, Blogger Mrs Rynne said…

    Maaf cuma mahu nanya... Gi mana mahu masukkan photo ke dalam blog?

     
  • At 7:35 AM, Blogger mama said…

    Mbak Yasa juga jadi favorit Abang, sedangakan Daniel yah musuhnya terus he..he..he..

     

Post a Comment

<< Home